Perbedaan Hutang Piutang dalam bisnis

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Perbedaan Hutang Piutang yang Perlu Diketahui Pebisnis - Jubelio

Istilah utang piutang dalam dunia finansial mungkin saja sudah sering terdengar. Ternyata hutang dan piutang memiliki beberapa perbedaan yang wajib untuk diketahui, khususnya bagi para pebisnis. Secara singkat hutang merupakan dana pinjaman, sedangkan untuk piutang merupakan pemberian pinjaman. Maka  dari segi mana perbedaan antara hutang dan piutang. 

Hutang 

Hutang merupakan bentuk kredit atau pinjaman data berupa tunai maupun surat berharga yang berguna untuk memenuhi kebutuhan. Utang juga dapat dikatakan sebagai uang yang kamu pinjam dari orang lain. Utang atau pinjaman wajib untuk dikembalikan dalam jangka waktu yang telah disepakati sebelumnya. Banyaknya hutang tersebut tergantung dari kebutuhan uatu perusahaan atau individu. 

Dalam penggunaanya utang tidak dapat selalu bermakna negatif, selama utang tersebut digunakan secara produktif. Utang  produktif  merupakan utang yang digunakan suatu untuk kegiatan produksi yang dapat memberikan manfaat. Ketika kamu mencoba melakukan suatu bisnis besar maka kamu juga akan membutuhkan modal yang pula. Maka dari itu utang dapat menjadi solusi modal untuk mengembangkan bisnismu.

Piutang 

Piutang merupakan pemberian kredit atau pinjaman dana dalam bentuk dana maupun bentuk non tunai kepada perusahaan atau individu. Secara umum piutang terjadi karena seseorang tidak dapat melunasi transaksi secara tepat waktu. Maka piutang dapat disebutkan sebagai uang yang kamu pinjamkan kepada orang lain. 

Piutang sering dianggap sebagai aset suatu perusahaan walaupun belum diterima secara langsung. Dalam memberikan piutang kepada pihak lain maka memerlukan keterangan dan rincian yang jelas terutama mengenai waktu jatuhnya tempo. 

Perbedaan Hutang dan Piutang

1. Perbedaan arti antara utang dan piutang

Dalam pengertian, perbedaan hutang dan piutang merupakan sebuah aktivasi.  Piutang merupakan pihak yang memberikan pinjaman atau hutang, sedangkan hutang merupakan bentuk aktivasi pinjaman. 

2. Sebutan pelaku hutang dan piutang

Selanjutnya perbedaan terletak pada orang yang melakukan utang dan piutang. Pemilik hutang atau orang yang memberikan pinjaman disebut dengan kreditur. Sementara itu orang yang memiliki hutang atau yang berhutang dipanggil sebagai debitur.

3. Jenis penggunaan 

Di dalam dunia keuangan, piutang sendiri termasuk dalam kategori aktiva lancar. Aktiva merupakan seluruh aset kekayaan yang dimiliki suatu perusahaan dan dapat dicairkan dalam bentuk tunai. Dalam penggunaanya utang termasuk dalam kategori beban, karena pinjaman yang dibebankan kepada debitur harus dikembalikan dalam jangka waktu yang telah ditentukan. 

4. Perbedaan nilai 

Perbedaan nilai dalam hutang piutang yaitu nilai positif dan nilai negatif diantara keduanya. Utang dikategorikan sebagai nilai negatif karena aktivitas uang tersebut bergerak secara pasif. Artinya orang yang berhutang tidak produktif dan harus mengembalikan uang yang telah dipinjam. Namun hutang juga dapat bernilai positif jika pinjaman tersebut digunakan sebagai modal untuk usaha, maka uangnya akan menjadi aktif.  

Sangat berbeda dengan piutang yang nilainya selalu positif, karena piutang merupakan dana yang dipinjamkan.  Selain itu piutang tergolong dalam kekayaan perusahaan karena sifatnya yang selalu menghasilkan nilai walaupun digunakan oleh orang lain. 

5. Aturan yang berlaku 

Piutang memiliki sebuah aturan yang lebih kuat dan tegas dari pada hutang itu sendiri. Hal ini disebabkan karena penggunaan piutang banyak digunakan oleh kalangan bisnis besar. Dan tidak sembarangan orang bisa mendapatkan suatu piutang dari orang lain. 

Karena pemberian piutang tergantung dari persyaratan masing-masing pihak. Aturan dan dalam piutang lebih ringan dan mudah, dan hanya membutuhkan data pribadi sebagai jaminan untuk memperoleh hutang.   

6. Hak milik 

Piutang dalam dunia bisnis merupakan sebuah hak milik suatu perusahaan yang belum dibayarkan oleh pihak lain. Untuk hutang hak dan kepemilikan terletak pada suatu individu atau hak milik pihak. 

7. Jenis bunga 

Pengoprasian utang dan piutang sama-sama memiliki bunga, dalam piutang bunga tersebut disebut dengan piutang bunga. Piutang bunga atau Accrued Interest Receivable merupakan sebuah bunga yang diberikan kepada perusahaan atau pihak lain mengenai dana yang dipinjam. Bunga dalam piutang biasanya akan menjadi hak dari perusahaan tersebut. Jenis bunga tersebut sering disebut sebagai beban bunga. 

Demikian pembahasan mengenai Perbedaan Hutang Piutang dalam bisnis. Hutang dan piutang tentunya sama-sama berperan dalam suatu bisnis. Kunjungi jasa audit keuangan yang akan memberikan informasi yang kamu butuhkan mengenai keuangan dalam berbisnis.